Langsung ke konten utama

Kepribadian Ganda (?)

Agak serem yah denger judulnya
-KEPRIBADIAN GANDA-
yang jelas gua bukan waria, atau ladyboys atau tom queen (googling penyimpangan seks orang thailand)

Akhir-akhir ini, gue sering dapet protes dari teman-teman gua "Lo anti sosial gini sih ti", padahal gak ada maksud. memang, gua bukan tipe orang yang supel dan lebih banyak mengahbiskan waktu sendiri. Inilah alasan gua jarang banget dapet temen hehe. Sekalipun punya temen, ya pasti akrab banget dan gak mau punya temen lain , atau gua malah sebel kalo temen gua punya temen lain yang lebih bisa bikin nyaman daripada gua. Salah? Iya emang salah, gua harusnya ngga boleh begitu, karena Teman itu imilik bersama.

Gua ngerasa malah makin jauh dari sosial orang-orang terhitung semenjak gua menginjak tingkat akhir, semester 6. Iya, gua kuliah di D-III, bukan S-1.
When you walk alone, you get what u feelin and you just relax. 
Bisa ngobrol sama diri sendiri, lebih banyak menghayal (bukan yang jorok), dan pasti bahagia baca Webtoon.
Selain penikmat Gunung, Hujan, Kereta dan Senja, Webtoon sudah gua masukkan dalam daftar Favorit di List "Bahagianya Putri". Gua memang orang yang punya daftar apa saja yang bisa bikin gua bahagia. Ngga alay kan ya? Haha

Bertolak belakang banget sama Sifat gua yang dulu, suka banget cari temen baru, ceria dan sesekali gua suka ajak becanda orang-orang. Sekarang gua merasakan atmosfer yang berbeda. Gua sendiri ngerasa "Im not myself". Tapi aku lebi cinta diri aku sendiri.
Eh, kok, jadi aku? maksudnya Gua.
Gua lebihsuka diri gua yang sekarang. Lebih seirng jujur sama diri sendiri bahwa gua merasakan Sakit. bukan berbohong didepan orang bahwa gua Bahagia. Haha Klasik!
Gua lebih bisa ngehargain diri gua sendiri, sebenernya ini ngga baik, tapi gua nyaman. Nyaman di Zona dimana temen-temen gua bisa menganggap diri gua ngga ada. Bahkan nampak sekalipun hihi
Tapi gua gak suka kalo ada yang bilang Gua aneh. Aneh kenapa ya? mungkin orang punya presepsi yang berbeda.

Kamu pernah ngerasain kaya gua? Ngerasa antisosial atau intovert itu adalah hal yang menyenangkan dan megasyikkan. Ngga perlu repot untuk berbohong kepada semua orang bahwa kamu menerima, padahal tidak. Kamu tidak perlu repot menyiapkan hatimu patah ketika mendapatkan bullyan dari teman-temanmu. Cukup, kamu hanya perlu menjadi diri kamu sendiri.
Ini bukan Kepribadian Ganda kan ya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada Bintang Lain

Layaknya dedaunan yang rapuh berjatuhan ditanah, aku tak bisa lagi melihatnya hijau, aku tak bisa lagi memandangnya yang sedang bertengger diatas dahan dengan ringannya. Seperti rasa yang tak pernah bisa tercerna, seperti sebuah hasrat yang enggan menumpahkan kemarahannya. Aku bagaikan bintang tanpa cahaya, bintang lain mencuri itu dariku. Demi seonggok benda langit lain yang lebih indah, akhirnya sahabat setahun lalu pergi begitu saja meninggalkanku yang berbalut tanpa kegemilangan. Bisa bayangkan sendiri pedihnya memiliki rasa yang tak dianggap, Yaa akulah dia. Dia yang dicampakkan, Dia yang selalu mengorbankan apapun demi oranglain, Dia yang selalu tak bisa memahamimu seperti bintang lain itu. Dia yang takpernah bisa dan takkan pernah bisa mendapatkan apa yang bisa dia dapatkan. Aku hanya memikirkan diriku sendiri, tidak sepertimu yang memikirkan kebahagiaan bintang lain itu. Aku tak cukup mengerti dengan saling berbagi dan memberi kasih, karna kau tidak pernah memper...

Terulang

Aku takpernah lagi mempermasalahkan ini, aku sudah sangat ingin melupakan ini. susah, sulit, berat dan rasanya ingin n angis saja. Untuk kesekian kalinya aku menjerit dalam sendu "KAMU TAK PERNAH MENGERTI, DAN HANYA BERPURA-PURA" huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh.... Lucu, untuk kesekian kalinya kejadian ini terulang dan aaaaaaaaaaaaaa aku takbisa lagi menahan sakitnya perasaan ini *ett lebay dikit* Lagu Yovie and Nuno "Sejuta Cinta" yang sering ku nyanyikan bersama 2 sahabatku -Nungki & Maya- pun serasa hambar ketika kenyataannya tak seindah lirik alunan lagu tersebut. Sebenarnya aku tak menginginkan kesedihan yang sama terulang seperti ini, namun aku tak pernah bisa melepaskan diri dari subjek yang selalu menganggap dirinya benar! Selalu membuat presepsi bahwa diriku yang selalu busuk, selalu salah dan tak pernah benar *edddaaaann, gila bener* *inisalah* Kata Bang Sat -Lu jangan jangan trlalu mikirin dan jangan terlalu ngelepas. Sedikit ...