Langsung ke konten utama

The Great Game!

Ketika kita sudah mulai membuat sebuah permainan di-play, apa yang kamu lakukan? bukankah berusaha menyelesaikannya?
harusnya begitu. ketika permainan sudah mulai maka kita akan berusaha mencapai HighScore walapun mesti memainkannya berulang-kali.
Meski sudah sampai ke game over berulang kali, kalian akan memainkannya lagi bukan? mungkin tidak sekarang.
Seharusnya aku bisa seperti itu juga pada cita-citaku, bukan hanya pada permainanku.
Tak semudah memulai game, namun semudah meng-game overkan game.
untuk mencapai titik HighScore itu sulit, harus melewati beberapa rintangan hidup yang melilit hati, kadang ada rintangan yang sebenarnya dapat menambah energy kita.
Sering juga kita temui jebakan-jebakan yang membuat kita sulit melewatinya.
Dan parahnya , terkadang energi otak dan hatimu menipis namun halangan dan musuh kian menerjang , memaksa masuk kedalam liku pundi-pundi impianmu. lalu mesti bagaimana kita? Jangan fikirkan gameover! tapi fikirkan kita mesti SEMANGAT! FOKUS! YAKIN TITIKPUNCAK akan merangkulmu dengan Indah, dengan Ridha-Nya :)
Dan ketika semua bisa terlewat dengan manis dan cantik, maka kamu bisa berdiri dengan rasa syukur karna impian itu sudah berada tepat disetiap nafasmu dan mengalir keseluruh tubuhmu :)
Do the best what you want. Love your action. Be patient on your way. Pray with whiteheart.
and then The Great Game is you Adventure!
Yakin bukan hanya HighScore yang bisa diraih, The Best Player pun mampu kau dapat ;)
(sebenernya ini ngga gue banget, yaaa sekalian ingetin dirisendiri :D)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepribadian Ganda (?)

Agak serem yah denger judulnya -KEPRIBADIAN GANDA- yang jelas gua bukan waria, atau ladyboys atau tom queen (googling penyimpangan seks orang thailand) Akhir-akhir ini, gue sering dapet protes dari teman-teman gua "Lo anti sosial gini sih ti", padahal gak ada maksud. memang, gua bukan tipe orang yang supel dan lebih banyak mengahbiskan waktu sendiri. Inilah alasan gua jarang banget dapet temen hehe. Sekalipun punya temen, ya pasti akrab banget dan gak mau punya temen lain , atau gua malah sebel kalo temen gua punya temen lain yang lebih bisa bikin nyaman daripada gua. Salah? Iya emang salah, gua harusnya ngga boleh begitu, karena Teman itu imilik bersama. Gua ngerasa malah makin jauh dari sosial orang-orang terhitung semenjak gua menginjak tingkat akhir, semester 6. Iya, gua kuliah di D-III, bukan S-1. When you walk alone, you get what u feelin and you just relax.  Bisa ngobrol sama diri sendiri, lebih banyak menghayal (bukan yang jorok), dan pasti bahagia baca Webt...

Ada Bintang Lain

Layaknya dedaunan yang rapuh berjatuhan ditanah, aku tak bisa lagi melihatnya hijau, aku tak bisa lagi memandangnya yang sedang bertengger diatas dahan dengan ringannya. Seperti rasa yang tak pernah bisa tercerna, seperti sebuah hasrat yang enggan menumpahkan kemarahannya. Aku bagaikan bintang tanpa cahaya, bintang lain mencuri itu dariku. Demi seonggok benda langit lain yang lebih indah, akhirnya sahabat setahun lalu pergi begitu saja meninggalkanku yang berbalut tanpa kegemilangan. Bisa bayangkan sendiri pedihnya memiliki rasa yang tak dianggap, Yaa akulah dia. Dia yang dicampakkan, Dia yang selalu mengorbankan apapun demi oranglain, Dia yang selalu tak bisa memahamimu seperti bintang lain itu. Dia yang takpernah bisa dan takkan pernah bisa mendapatkan apa yang bisa dia dapatkan. Aku hanya memikirkan diriku sendiri, tidak sepertimu yang memikirkan kebahagiaan bintang lain itu. Aku tak cukup mengerti dengan saling berbagi dan memberi kasih, karna kau tidak pernah memper...

Terulang

Aku takpernah lagi mempermasalahkan ini, aku sudah sangat ingin melupakan ini. susah, sulit, berat dan rasanya ingin n angis saja. Untuk kesekian kalinya aku menjerit dalam sendu "KAMU TAK PERNAH MENGERTI, DAN HANYA BERPURA-PURA" huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh.... Lucu, untuk kesekian kalinya kejadian ini terulang dan aaaaaaaaaaaaaa aku takbisa lagi menahan sakitnya perasaan ini *ett lebay dikit* Lagu Yovie and Nuno "Sejuta Cinta" yang sering ku nyanyikan bersama 2 sahabatku -Nungki & Maya- pun serasa hambar ketika kenyataannya tak seindah lirik alunan lagu tersebut. Sebenarnya aku tak menginginkan kesedihan yang sama terulang seperti ini, namun aku tak pernah bisa melepaskan diri dari subjek yang selalu menganggap dirinya benar! Selalu membuat presepsi bahwa diriku yang selalu busuk, selalu salah dan tak pernah benar *edddaaaann, gila bener* *inisalah* Kata Bang Sat -Lu jangan jangan trlalu mikirin dan jangan terlalu ngelepas. Sedikit ...