Langsung ke konten utama

Earth Day Bagi Kita

Aow remaja indonesia? Apa kabar semangat muda ?
Hayoo kalian ada yang tau ngga kemarin tanggal 22 april ada hari keren apa?
Tlilililit! yap! Hari Bumi atau Earth Day :)


Kalian tau kan apa itu Earth Day? Ada beberapa teman seperjuangan aku yang aku tanya "Apa sih earth day itu"

Dewi Ratnasari : "Earth day itu hari menyayangi bumi, hari dimana kita harus inget, harus peduli dengan lingkungan kita, kita harus tau , kita gak boleh nuntut lebih sama alam, kita harus tunjukkan apa yang kita bisa berikana kepada alam."

Sevilla : "Ya pokoknya mah hari yang mengingatkan kita kepada bumi, jangan sia-siakan bumi kita.Save our earth, save our lif, gitu put"

wah temen-temen aku aja pada tau, kalian gimana? pasti udah pada tau dong.


Menurut aku, Earth Day itu cuma pengingat aja, sebenernya setiap hari kita bisa bikin "earth day" itu sendiri. Earth day itu hari kasih sayang terhadap bumi, jangan cuma "Valentine" aja ya yang udah punya kekasih nih hehe, ingetin juga buminya jangan cuma pacarnya. Ingat untuk menjaga lingkungan jangan cuma ingat coklat & bunga untuk pacar Hehehe ups


Happy Earth Day . Kamu?
Hayok ingat-ingat lagi, teman-teman sekalian kapan terakhir kali berpartisipasi sama RT atau RW untuk gotong-royong? Wih ada yang rutin tapi sayangnya ada juga yang ngga tau kapan gotong royong di RT nya dijalanin.
Kan sayang banget ya teman-teman, dari pada hanya mainin Gadget kesayangan kalian (lagian bisa bikin radiasi juga loh ) mendingan ikut aktif di RT kita, ya biar ada yang bilang "Duh rajinnya anak siapa ini" atau "Wah anaknya ibu _____ (isi sendiri) aktif bener ya." hihihihi *jangan tiru*

Kampus aku, politeknik kesehatan banten pernah berpartisipasi pada perayaan hari kesehatan nasional yang menurut aku ini juga merupakna substansi dari "Earth Day"

Yuk udah saatnya para remaja yang aktif, jangan mau kalah sama mereka yang sudah berumur. Remaja Indonesia? remaja aktif dong :) Aktif berpartisipasi dalam upaya pembangunan lingkungan bersama
waeo :) -Putri, 19 tahun. Remaja siap Aktif-



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepribadian Ganda (?)

Agak serem yah denger judulnya -KEPRIBADIAN GANDA- yang jelas gua bukan waria, atau ladyboys atau tom queen (googling penyimpangan seks orang thailand) Akhir-akhir ini, gue sering dapet protes dari teman-teman gua "Lo anti sosial gini sih ti", padahal gak ada maksud. memang, gua bukan tipe orang yang supel dan lebih banyak mengahbiskan waktu sendiri. Inilah alasan gua jarang banget dapet temen hehe. Sekalipun punya temen, ya pasti akrab banget dan gak mau punya temen lain , atau gua malah sebel kalo temen gua punya temen lain yang lebih bisa bikin nyaman daripada gua. Salah? Iya emang salah, gua harusnya ngga boleh begitu, karena Teman itu imilik bersama. Gua ngerasa malah makin jauh dari sosial orang-orang terhitung semenjak gua menginjak tingkat akhir, semester 6. Iya, gua kuliah di D-III, bukan S-1. When you walk alone, you get what u feelin and you just relax.  Bisa ngobrol sama diri sendiri, lebih banyak menghayal (bukan yang jorok), dan pasti bahagia baca Webt...

Kotu Ala Kita III

Semua berubah sejak kita ketinggalan kereta pulang hiyaaaattt 15.35 kita menuju stasiun Kota. liat jadwal . ada kereta ke walantaka yang datangnya jam 15.55 tapi dari stasiun angke. 20 Menit meen ? gimana caranya nyampe Stasiun Muara  Angke sebelum kereta berangkat. Pusing, Mual, Emosi arh numpuk diubun-ubun Rangga pemimpin perjalanan, cuma dia harapan kami satu-satunya. Sudah banyak asam-garam yang dihabiskan dengan membolang ke kota orang. Rangga, bantu kami! Dengan sigap Ia menghampiri Abang Bajaj yang lagi ngelamun mikirin anak-bininya *oke ini asumsi gue aja*. Ngga enaknya kita ngebuyarin kamunannya. Dialog yang gue inget antara Rangga dan Abang Bajaj yang sayang anak dan istri. "Bang ke angke berapa?" " Ngejar kereta ya?" "Iya bang, berape?" "Kalau untuk yang buru-buru satu orang 10rebu aje cah" "Wih bang mahal gila. jangan gitulah goceng bang yak" "Yaa jgn gitu juga lah. udah deal 7500!" *tujuh rebu maratus?...

Ada Bintang Lain

Layaknya dedaunan yang rapuh berjatuhan ditanah, aku tak bisa lagi melihatnya hijau, aku tak bisa lagi memandangnya yang sedang bertengger diatas dahan dengan ringannya. Seperti rasa yang tak pernah bisa tercerna, seperti sebuah hasrat yang enggan menumpahkan kemarahannya. Aku bagaikan bintang tanpa cahaya, bintang lain mencuri itu dariku. Demi seonggok benda langit lain yang lebih indah, akhirnya sahabat setahun lalu pergi begitu saja meninggalkanku yang berbalut tanpa kegemilangan. Bisa bayangkan sendiri pedihnya memiliki rasa yang tak dianggap, Yaa akulah dia. Dia yang dicampakkan, Dia yang selalu mengorbankan apapun demi oranglain, Dia yang selalu tak bisa memahamimu seperti bintang lain itu. Dia yang takpernah bisa dan takkan pernah bisa mendapatkan apa yang bisa dia dapatkan. Aku hanya memikirkan diriku sendiri, tidak sepertimu yang memikirkan kebahagiaan bintang lain itu. Aku tak cukup mengerti dengan saling berbagi dan memberi kasih, karna kau tidak pernah memper...