Langsung ke konten utama

Dulu Cupu, Sekarang apa lagi?

ABG, memang selalu ingin mendapatkan pengakuan sosial dilingkunganya. Karena diusia belia, pasti mereka sedang tinggi-tingginya dipuncak emosinya. 

Pun gua, ngga mau kalah sama ABG-ABG jaman gua yang pengen keliatan gaul untuk mendapatkan pengakuan. 

Gua terbilang orang yang cupu. Sangat cupu. Teman-teman gua juga cuma orang biasa. Gak hits-hits banget. Minder sosial. Nggak PD. Dan malu untuk mengemukakan pendapat. Fisik gua gak mumpuni untuk jadi gaul pada waktunya. πŸ˜‚

Dari SD, SMP, SMA. Gua bukan orang yang hits dalam penampilan. Bukan orang keren dalam bergaul. Penuh minder, sampai gua mikir kalo gua gak mungkin dapet temen yang "Keren"

Sebab itu, gua lebih memilih mengembangkan diri gua dalam prestasi akademik dan non+akademik. Yaa walaupun gua bukan orang yg pinter-pinter banget πŸ˜‚.
Gua selalu mengambil kesempatan utuk full di semua organisasi.
Di SMP, gada organisasi yang ngga gua ambil. Maruk ya hahaha, tapi gua belom maksimal di SMP karena masih minder tingkat tinggi. CUPU dalam bergaoel. Temen gua cuma itu-itu aja. Tapiu gua gabisa diremehin soal akademik kok wkwk alhamdulillah sering masuk juara umum kok bang πŸ˜„ dan jadi andalan guru-guru disekolagh haahha *sombong dikit*

SMA, fix, gua gakenal siapapun awal masuk. Gua berencana masukin banyak organisasi untuk dapet banyak temen. Alhamdulillah minder gua berkurang disini. Aktif dikelas, yaaa gabisa dibilang be*o juga gue. Standar πŸ‘Œ.
Berbagai organisasi pernah gua cobain, Pramuka, SCC (Club English), PMR, Sispala, Kesenian, Forkis (Forum Islam), Pencak Silat, OSIS dan Baret Biru. Cobaa, banyak gaaak sih? HahahaπŸ˜‚πŸ˜‚ bayangin gua ngatur waktunya kalo mereka semua bergerak saat weekend (Sabtu-minggu) ✴
Tapi pada akhirnya, manusia harus memilih apa yg akan mereka fokuskan. Eaaa. Diakhir kelas 10, gua hanya memilih bbrpa organisasi yg mau gua tekunin. Cuma Pramuka, Pencak Silat, OSIS dan Baret Biru. (FYI, Setiap anggota osis, pasti Anggota Baret Biru). Masih banyak ngga sih? 😭 Papah aja sempet nyuruh gua untuk milih salah satu dari mereka. Tapi gua gabisa, akhirnga gua berdusta. Gua bilang gua pilih Pencak Silat -Karena saat itu posisi gua sbg Ketua Organisasi- , padahal ngga ada dari mereka yg gua Lepas😒 Karena Cinta, eaa eaaeaa wkwk

Disitu, gua mulai banyak bergaul sama org-org baru, senior-senior keren, temen-temen hits dan berprestasi. Gua mulai dikenal banyak guru-guru, dan pelatih silat diluaran. I love my lyfe. Gua berhasil punya banyak temen. Yeay ✋

Masuk dunia selanjutnya, gua masuk ke kampus bidan negri di Banten. Dan tekad gua masih sama. Berjuang dapetin temen dan prestasi akademik-non akademik. Gua bukan bermaksud sombong, tapi mencari itu semua dikampus ini sangatlah mudah. Apalagi deket sama dosen itu sesuatu yg sangat mudah hahahaπŸ˜‚ asal lo mau ditumbalin terus wkwk
Gua tergolong Mahasiswa aktif, pinter, supel, tapi kalo gue marah jgn harap gue baik wkwk
Gua tercatat sebagai KM abadi dikelas gue, dan catatan non akademik lainnya adalag Anggota BEM Pusat, Mapala, LDK Pusat, PIK-R Jurusan, Ketua BPM-Jurusan dan setiap kegiatan hima gua selalu ikut campur diposisi Seksi Acara πŸ˜‚ sungguh melelahkan dikampus itu.

Catatan akademik gua juga selalu bagus, dan cumlaude *Gapapa Jelek yang penting Sombong* hahahaa πŸ˜›πŸ˜›πŸ˜› tiap praktik dan ujian tulis selalu Lulus -Ini bohong, ada 1-2 kali gua diremed, tapi tetep pengen Shombong- 😦. Dan alhamdulillah ditempat praktk gapernah malu-maluin nama kampus dan selalu jaya 😍

Meskipun dikampus gua kenal dan dikenal banyak orang (apaansih) tapi gua cuma punya 5 orang yang selalu jadi tempat curahan curhat gua. Dan dari mereka gua sadar, cari temen jangan liat dari mereka Hits atau ngga nya, jangan liat mereka Keren atau engga nya, jangan liat mereka Cantik atau engganya. Karena dunia asrama kejam. Cukup punya temen yang bisa bikin kamu nyaman, selalu ngingetin kalo kamu salah tanpa harus ngumbar salah-salahnya kamu.
Selama ini gua salah bikin tujuan gua untuk cari temen.
Dan sekali lagi gua kagum sama mereka, 5 orang yang bisa bikin gua jadi Diri Gua Sebenarnya didepan mereka. 
Terimakasih, siapapun kalian yang sudah memberikan pelajaran disetiap slide my lyfe. 
Semoga Allah swt selalu melindungi kalian, sayang-sayangqu 🌻

-Dariku, yang selalu bikin kalian diem kalo lagi emosi-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kepribadian Ganda (?)

Agak serem yah denger judulnya -KEPRIBADIAN GANDA- yang jelas gua bukan waria, atau ladyboys atau tom queen (googling penyimpangan seks orang thailand) Akhir-akhir ini, gue sering dapet protes dari teman-teman gua "Lo anti sosial gini sih ti", padahal gak ada maksud. memang, gua bukan tipe orang yang supel dan lebih banyak mengahbiskan waktu sendiri. Inilah alasan gua jarang banget dapet temen hehe. Sekalipun punya temen, ya pasti akrab banget dan gak mau punya temen lain , atau gua malah sebel kalo temen gua punya temen lain yang lebih bisa bikin nyaman daripada gua. Salah? Iya emang salah, gua harusnya ngga boleh begitu, karena Teman itu imilik bersama. Gua ngerasa malah makin jauh dari sosial orang-orang terhitung semenjak gua menginjak tingkat akhir, semester 6. Iya, gua kuliah di D-III, bukan S-1. When you walk alone, you get what u feelin and you just relax.  Bisa ngobrol sama diri sendiri, lebih banyak menghayal (bukan yang jorok), dan pasti bahagia baca Webt...

Kotu Ala Kita III

Semua berubah sejak kita ketinggalan kereta pulang hiyaaaattt 15.35 kita menuju stasiun Kota. liat jadwal . ada kereta ke walantaka yang datangnya jam 15.55 tapi dari stasiun angke. 20 Menit meen ? gimana caranya nyampe Stasiun Muara  Angke sebelum kereta berangkat. Pusing, Mual, Emosi arh numpuk diubun-ubun Rangga pemimpin perjalanan, cuma dia harapan kami satu-satunya. Sudah banyak asam-garam yang dihabiskan dengan membolang ke kota orang. Rangga, bantu kami! Dengan sigap Ia menghampiri Abang Bajaj yang lagi ngelamun mikirin anak-bininya *oke ini asumsi gue aja*. Ngga enaknya kita ngebuyarin kamunannya. Dialog yang gue inget antara Rangga dan Abang Bajaj yang sayang anak dan istri. "Bang ke angke berapa?" " Ngejar kereta ya?" "Iya bang, berape?" "Kalau untuk yang buru-buru satu orang 10rebu aje cah" "Wih bang mahal gila. jangan gitulah goceng bang yak" "Yaa jgn gitu juga lah. udah deal 7500!" *tujuh rebu maratus?...

Ada Bintang Lain

Layaknya dedaunan yang rapuh berjatuhan ditanah, aku tak bisa lagi melihatnya hijau, aku tak bisa lagi memandangnya yang sedang bertengger diatas dahan dengan ringannya. Seperti rasa yang tak pernah bisa tercerna, seperti sebuah hasrat yang enggan menumpahkan kemarahannya. Aku bagaikan bintang tanpa cahaya, bintang lain mencuri itu dariku. Demi seonggok benda langit lain yang lebih indah, akhirnya sahabat setahun lalu pergi begitu saja meninggalkanku yang berbalut tanpa kegemilangan. Bisa bayangkan sendiri pedihnya memiliki rasa yang tak dianggap, Yaa akulah dia. Dia yang dicampakkan, Dia yang selalu mengorbankan apapun demi oranglain, Dia yang selalu tak bisa memahamimu seperti bintang lain itu. Dia yang takpernah bisa dan takkan pernah bisa mendapatkan apa yang bisa dia dapatkan. Aku hanya memikirkan diriku sendiri, tidak sepertimu yang memikirkan kebahagiaan bintang lain itu. Aku tak cukup mengerti dengan saling berbagi dan memberi kasih, karna kau tidak pernah memper...